Tampilkan postingan dengan label cara memilih harddisk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cara memilih harddisk. Tampilkan semua postingan

ALGORITMA Bag 1

Hallo sobat, lama tak posting lagi.
Maklum, sebulan penuh saya dijejali dengan banyaknya kegiatan.

Oke, kali ini saya akan menjelaskan tentang Algoritma.
Sebelum saya membahas tentang Algoritma, kita akan masuk ke sistem komputer.
        Sistem komputer terdiri atas hardware (perangkat keras), software (perangkat lunak), dan brainware (pengguna komputer). Suatu sistem komputer dapat bekerja karena ketiga komponen di atas bekerja sama sehingga hardware dapat diakses oleh brainware menggunakan software, terutama dengan menggunakan sistem operasi. Selain itu, dengan menggunakan berbagai software aplikasi, brainware juga dapat memanfaatkan sistem komputer untuk berbagai hal guna meningkatkan produktivitasnya. Penggunaan software pembuat progam juga dapat membantu brainware, terutama progammer, untuk menciptakan software aplikasi baru yang membuat sistem komputer semakin canggih dan berdaya guna.
         Karena algoritma berfokus pada software maka akan dibahas detail mengenai software (progam). Progam adalah kumpulan instruksi tersendiri yang biasa disebut sebagai source code.


To be continued.....

H A R D D I S K : Part 3

3.   MTBF {Mean time between failures}

        Namanya alat elektronik, apapun itu pasti akan rusak suatu waktu. Pertanyaannya bukanlah : "Apakah harddisk saya rusak ?", tetapi : "Kapan harddisk saya akan rusak ?"
MTBF yang secara kasar bisa diartikan sebagai perkiraan umur hidup sebuah alat.
        Harddisk mempunyai umur hidup yang sangat bervariasi. Sayangnya, penjual harddisk biasanya tdk memahami dan mengetahui mengenai MTBF ini, tetapi biasanya anda bisa mengetahui dari spesifikasi yang ditampilkan pada website pembuat harddisk. Semakin tinggi nilai MTBF, akan semakin baik untuk keselamatan data yang ada di dalam harddisk, tetapi nilai ini tidak mempengaruhi kecepatan/performance harddisk anda.

4.   Interface

         Sebuah harddisk tentu saja harus dihubungkan dengan komputer anda agar bisa terjadi komunikasi dan transfer data di antara keduanya. Hubungan fisik antara harddisk dan komputer anda dilakukan melalui interface yang bermacam-macam.
          Yang terbaru kali ini adalah interface SATA. Interface SATA menawarkan bandwidth  yang lebih besar, sehingga secara otomatis akan mempengaruhi performance dari komputer anda. Selain itu, anda harus memperhatikan dukungan dari harddisk dan komputer. Bila anda menggunakan harddisk eksternal {dipasang diluar}, hubungan ini biasanya melalui port USB dan Fireware. USB 2.0 mempunyai bandwidth sebesar 40 mbps, sedangkan Fireware mempunyai bandwidth sebesar 800 mbps.

 

H A R D D I S K : Part 2

1.  RPM {Revolutions Per Minutes}

     Apakah anda pernah membuka casing harddisk? Bila pernah, anda pasti melihat kepingan seperti CD yang dinamakan sebagai Platter. Platter ini akan berputar dgn kecepatan tinggi dan terdapat head yang bergerak maju mundur utk membaca data yang ada didalam platter ini.
     Kecepatan putaran platter ini akan mempengaruhi kecepatan proses baca dan tulis yg dilakukan ke dalam harddisk. Semakin cepat platter berputar, jelas akan semakin cepat proses baca tulis. Nah, kecepatan putaran platter ini diukur dalam satu RPM yg merupakan singkatan dari Revolutions Per Minutes. 
      Biasanya, harddisk yg dijual di pasaran saat ini adalah 5.400 RPM 7.200 RPM. Tetapi ada juga harddisk dengan 10.000 RPM, yang sudah pasti harganya jauh lebih lebih mahal.
Saran saya, jika kantong anda mencukupi, sebaiknya beli RPM yang tinggi. Selisih harga antara 5.400 RPM dan 7.200 RPM tdk begitu jauh. Tetapi semua keputusan tetap kembali kepada anda...


2.  Buffer

      Pernah dengar kata "buffer" atau "buffering"? Biasanya yang sering menonton video online seperti You Tube, Google Video, dan lain-lain, pasti pernah mendengar istilah "buffer". Tetapi di sini kita membahas buffer yang terdapat pada  harddisk.
      Ketika komputer menuliskan data yang banyak, harddisk biasanya tidak mampu mengimbangi kecepatan komputer sehingga terjadi kemacetan yang menyebabkan komputer harus menunggu sampai harddisk menyelesaikan tugasnya atau biasa disebut dengan Bottlenect.
       Untuk mengimbangi kecepatan komputer, biasanya harddisk dipasang memory RAM untuk menyimpan data-data yg belum mampu ditulis kedalam harddisk. Semakin banyaknya RAM yang ada di dalam harddisk, semakin cepat harddisk menerima data-data yang diberikan kepadanya yg secara otomatis meningkatkan perfomance dari harddisk dan proses menunggu dari komputer semakin kecil. Saran saya, pilihlah harddisk dgn RAM yang bervariasi, ada yang 16 MB, ada yang 32 MB, dan ada juga yang 64 MB


To be continued.....

H A R D D I S K : Part 1

        Saat ini dan utk masa kedepan, harddisk memang media penyimpan utama komputer. Kegunaannya pun berbagai macam, mulai dari sistem operasi, aplikasi, dan data disimpan. Kebanyakan orang sekarang membeli prosesor yang supercepat tetapi tdk begitu mementingkan peranan harddisk, seolah harddisk hanya sebagai alat penyimpanan data layaknya sebuah flashdisk, padahal harddisk mempunyai peranan yg dapat menentukan kecepatan komputer anda

        Bayangin saja, komputer anda dpt memproses data dgn cepat sekali tapi saat data akan ditulis ke harddisk, komputer anda terpaksa menunggu proses tulis ini sampai selesai, dan saat komputer harus membaca file didalam komputer, proses menunggu ini terulang lagi. Repot, kan?

       Jadi, menggunakan harddisk yg cepat secara langsung pasti mempengaruhi kecepatan komputer secara keseluruhan. Apabila aplikasi yg anda digunakan, agak banyak atau memang banyak utk mengakses file, peningkatan kecepatan harddisk akan sangat mempengaruhi performance yg anda dapatkan. Apa yang harus anda perhatikan saat anda akan membeli sebuah harddisk?

To be continued...